Kurikulum Madrasah Perubahan Dokumen I

KMA Nomor 1503 Tahun 2025 merupakan perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024, yang menetapkan pedoman implementasi kurikulum madrasah (RA-MAK) dengan pendekatan pembelajaran mendalam, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan penguatan karakter. Kurikulum ini fokus pada literasi, sains, teknologi, dan karakter Islami-Pancasila, serta memberikan fleksibilitas bagi madrasah untuk menyesuaikan dengan kearifan lokal. 

Poin-Poin Penting Perubahan KMA 1503 Tahun 2025:

  • Implementasi: Mulai berlaku pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 (Januari 2026).
  • Kurikulum Berbasis Cinta (KBC): Menekankan pada nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap keberagaman dalam proses pembelajaran.
  • Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Fokus pada pemahaman konsep yang holistik, kritis, dan aplikatif, tidak sekadar hafalan.
  • Perubahan P5RA: P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin) diubah menjadi Kokurikuler, dengan alokasi Jam Pelajaran (JP) per tahun yang lebih sedikit dibanding aturan sebelumnya.
  • Struktur Kurikulum:
    • RA/MI/MTs/MA: Diberikan fleksibilitas tinggi.
    • Mata Pelajaran Pilihan: Menambahkan opsi koding dan kecerdasan artifisial (AI).
    • Seni dan Prakarya: Madrasah diwajibkan menyediakan minimal 1 jenis seni (musik, rupa, teater, tari) atau prakarya.
  • Landasan Kurikulum: Memasukkan kerangka dasar yang memuat nilai-nilai filosofis, sosiologis, dan psikopedagogis (melibatkan pandangan tokoh Islam seperti Kiai Hasyim Asy’ari dan filsuf seperti Ibnu Khaldun). 

Perubahan ini bertujuan agar kurikulum madrasah lebih relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja, sekaligus mencetak generasi yang berakhlak mulia. 

Penguatan Implementasi KMA 1503 Tahun 2025

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, yang sekaligus memberikan sambutan pembukaan. Dalam arahannya, Saiful Mujab menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan visi dan misi seluruh pemangku kepentingan madrasah dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta.

Panduan OSN 2026

Panduan Olimpiade Sains Nasional (OSN) telah resmi dirilis dan dapat diunduh oleh seluruh pihak terkait sebagai acuan dalam pelaksanaan dan persiapan OSN 2026. Kehadiran panduan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif mengenai mekanisme seleksi, ketentuan lomba, serta ruang lingkup materi yang akan diujikan, sehingga peserta didik, guru pembina, dan satuan pendidikan dapat melakukan persiapan secara lebih terarah dan sistematis. Dengan pemanfaatan panduan secara optimal, proses pembinaan dan pendampingan peserta OSN 2026 diharapkan dapat berjalan maksimal dan menghasilkan capaian prestasi yang membanggakan.